- Pemukiman Pola Konsentris .
- Pemukiman Pola Menyebar.
Pemukiman Menyebar : Pemukiman yang terdiri dari beberapa desa didalam satu kesatuan sosial yang lebih kecil atau di sebut juga BANJAR
Bangunan pada pemukiman orang Bali menurut fungsinya dibedakan atas 3 ( tiga ) Jenis :
- PURA : Bangunan tempat pemujaan .
- UMUM : Balai Banjar.
- Bangunan tempat tinggal .
Konsep pemukiman orang Bali berlandaskan pada konsep TRI HITA KARANA dan juga di acu pada konsepsi DUALISTIS .
Konsep Tri Hita Karana : Suatu Konsepsi yang mengintegrasikan secara selaras tiga komponen penyebab kesejahteraan dan kebahagiaan hidup yang di yakini oleh orang Bali.
- Parhyangan : Tuhan yang memberikan perlindungan bagi kehidupan .
- Palemahan : Seluruh wilayah dari lembaga tersebut .
- Pawongan : Sumber daya manusia yang terdiri dari semua warga dari lembaga yang bersangkutan .
Konsep Dualistis : Suatu Konsepsi akan adanya 2 (dua) kategori dalam tata arah Kaja-Kelod (Utara-Selatan) yang berkaitan dengan Luan-Teben (Hulu-Hilir) dan Suci-Cemer (Sakral-Profan)
Segala sesuatu yang bernilai suci atau sakral menempati letak di bagian Luan (Hulu) yaitu : pada arah Gunung atau matahari terbit . letak PURA arah sembahyang bernilai suci dan terletak pada posisi Luan (hulu) .
Segala sesuatu yang di kategorikan tidak suci atau Profan menempati posisi di bagian Teben (hilir) , Yaitu pada arah Kelod , kelaut, seperti letak kuburan , letak kandang ternak , tempat kamar kecil , tempat pembuangan sampah .
(kopraljvc043-hk/21Dec/16.38) mahabbah travel
Tidak ada komentar:
Posting Komentar